- By Admin

Hal dan Prinsip Penting Untuk Menjadi Relawan

Hallo sahabat relawan. Mungkin sebagian dari kita sudah sangat sering mendengar kata Relawan / Volunteer atau bahkan sebagian dari kita sudah sangat sering untuk menjadi relawan dalam beberapa kegiatan sosial yang ada dilingkungan kita, baik itu hanya sekedar membantu di Gereja atau tempat-tempat ibadah, membantu guru disekolah atau dirumah bahkan mungkin banyak dari kita juga sudah sangat sering menjadi relawan di kegiatan-kegiatan besar. Namun tahukah sahabat oranglembata tentang makna dari Relawan dan prinsip-prinsipnya?

Disini oranglembata mencoba mengulasnya berdasarkan pengalaman teman-teman pribadi dan riset kecil-kecilan.
Oke, kita mulai dari definisinya dulu ya, Relawan itu sederhananya adalah seseorang yang melakukan sesuatu dengan sukarela tanpa dibayar sesuai dengan kemampuannya untuk tugas-tugas tertentu. Misalnya dibidang kemanusiaan, sosial, lingkungan dan lain sebagainya,


Seperti yang sering banyak teman-teman mengungkapkan, "Relawan itu tidak dibayar bukan karena tidak berharga, tetapi karena mereka tidak ternilai".

Oleh karena itu sebenarnya relawan itu sederhana, yaitu tulus membantu tanpa memikirkan atau mengharapkan untuk dibayar.Tetapi meskipun demikian bukan berarti relawan kerjanya asal-asalan ya sahabat.

Tidak jarang pula kita menemukan dilapangan hasil kerja teman-teman relawan jauh lebih berkualitas dibandingkan dengan karyawan ataupun mereka yang biasa bekerja karena dibayar.


Pokoknya dunia relawan itu sangat asyik, seasyik ketika kita menghabiskan banyak waktu depan Laptop untuk bermain game.

Selanjutnya juga, untuk menjadi seorang relawan sebenarnya tidak susah, yang penting niat dan kesungguhan hati saat sudah benar-benar niat ingin melakukan sesuatu.

Kami mencoba mengilustrasikan beberapa hal dari dunia relawan ya sahabat, yaitu :

  1. Mau dibidang apa?
    Pertama-tama untuk menjadi seorang relawan tentu kita harus menentukan inginnya dibidang apa, karena dunia relawan itu sangat luas dan banyak sekali kegiatan-kegiatannya.
    Untuk menentukan hal ini, mungkin teman-teman perlu ketahui dahulu tentang hobby mendasar teman-teman itu ada dibidang apa. Misalnya untuk teman-teman yang hobinya desain, teman-teman bisa menjadi seorang konten kreator untuk sebuah kegiatan amal yang nantinya karya teman-teman akan dipakai untuk digital campaign sebuah kegiatan. Atau misalkan teman-teman yang sangat menyukai dunia alam, hiking, atau berkemah bisa bergabung dengan para relawan Tim SAR, dalam pencarian korban, ataupun kegiatan-kegiatan alam seperti penghijauan dan lain sebagainya.
    Dan yang terpenting yang perlu teman-teman ketahui, bahwa saat telah menentukan bidang apa yang akan ditekuni, sangat diharapkan dengan serius atau konsisten. Karena sebenarnya banyak sekali ilmu yang akan didapat dari teman-teman relawan lain saat kalian sudah bergabung dalam Tim. Dan percayalah, mereka semua adalah guru terbaik.
  2. Waktu dan Tenaga
    Untuk menjadi relawan, tentu hal lain yang akan menjadi pertimbangan dan tidak jarang menjadi kendala masing-masing kita adalah Waktu dan Tenaga. Kegiatan sosial yang dibuat tidak jarang sangat menguras waktu apalagi tenaga. Nah hal lain yang kadang juga dilapangan adalah biaya. Tidak jarang kegiatan yang dibuat akan menguras dompet pribadi. Tapi itulah, kepuasan yang sebenarnya. Heheheh percayalah!!

Kuranglebih begitulah teman-teman pengalaman singkat kami ketika mulai membentuk diri untuk terjun dalam dunia sosial