Lodovavo, Air Terjun di Desa Atawuwur - Lembata


Pulau Lembata terkenal dengan iklimnya yang kering, musim panas yang panjang dan juga kelembapan udara yang sangat rendah. Mau tidak mau, hampir setiap hari orang lembata selalu dihantui cuaca panas yang ekstrim. Dengan keadaan seperti itu, tentu ketersediaan air bersih hampir menjadi kendala di beberapa desa.

Namun berbeda dengan Desa Atawuwur  yang terletak di lereng Gunung Labalekan. Mereka seakan berada di lingkungan yang berbeda, pulau yang berbeda. Sebab dalam wilayah desa ini terdapat sebuah air terjun yang oleh masyarakat sekitar diberi nama Air Terjun Lodovavo. Air terjun ini berada di tengah hutan, sehingga belum terlalu banyak orang yang berkunjung kesana.

Mungkin jika dibandingkan dengan air terjun di pulau-pulau lainnya, air terjun lodovavo besarnya tidak sebanding dengan itu. Akan tetapi jika dilihat dari kondisi iklim di Lembata yang sangat panas, ada daerah yang mempunyai air terjun sudah sangat melegakan masyarakat. Paling tidak kami merasa yakin bahwa kehidupan kami masih panjang di pulau ini (dengan ketersediaan air tanah yang cukup) hehehehe...

Air terjun ini memiliki tinggi kurang lebih 9 - 12 meter, mata airnya masih berada di lereng gunung ile labalekan. Sewaktu berkunjung kesana, saya belum menyempatkan diri untuk pergi melihat mata airnya. Mungkin suatu hari nanti akan ada kesempatan untuk kembali berkunjung ke air terjun lodovavo.

Author
Pito Keraf
Web Developer

Pito Keraf

Perubahan tidak akan pernah terjadi bila tidak ada seorangpun yang memulainya. Kebaikan adalah kunci dari kesuksesan, berbuatlah itu

You May Also Like