admin[at]oranglembata.com
+62 8530 3086 4346

Menyikapi Pencanangan e-Government Pemerintah Kabupaten Lembata

Pada periode ke 2 masa kepemimpinan Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur, digaungkan oleh Bapak Bupati yaitu sebuah program e-government. Begitu boomingnya program ini sehingga hampir setiap Kepala Dinas di Kabupaten Lembata dipaksa untuk dapat menerjemahkannya dalam setiap bentuk kegiatan penyelenggaraan pemerintahan.


Bapak Yentji Sunur telah menginstruksikan agar semua Kepala Dinas mampu menjabarkan visi dan misi pemerintahannya yang berkaitan dengan e-goernment. Tidak tanggung-tanggung ancamannya yaitu pencopotan bagi kadis yang tidak mampu dalam mewujudkan nafsu beliau ini.

Perlu diingat bahwa pelaksanaan e-government di Kabupaten Lembata setelah dicanangkan sejak tahun 2017 yang lalu hingga saat ini belum ada tanda-tanda yang dapat dirasakan. Penyelenggaraan pemerintah masih sangat dirasakan berjalan ditempat, tidak maju-maju. Sedangkan yang diharapkan oleh pelaksanaan e-government di Kabupaten Lembata adalah salah satunya meningkatkan pelayanan publik serta kualitas kinerja ASN di Kabupaten Lembata.

e-Government yang dicanangkan hingga saat ini hanya seperti sebuah mimpi disiang bolong, para kepala dinas dan bawahannya seperti tidak mampu mewujudkannya, sedangkan sang pimpinan sangat getol dan sudah sangat ingin mewujudkannya. Padahal berbagai cara studi banding sana sini telah dilakukan agar ASN terutama para kepala dinas ini dapat mengerti dan memahami bagaimana e-goverenment ini dapat berjalan di instansi pemerintah.

Kalau sudah seperti ini, saat ditanya para kadis ini akan mulai mencari kambing hitam. Mulai dari sisi anggaran yang tidak cukup sampai kepada susahnya mencari programmer di Kabupaten Lembata.Yah, alasan klasik akan dipakai apabila sudah tidak tahu harus berbuat apa dalam mewujudkan visi dan misi ini.