Kwarran Nubatukan Kukuhkan Gudep Siaga Pertama


oranglembata.com - Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Nubatukan kembali melantik Satuan Penyelenggara Kegiatan Kepramukaan (SPKK). Pelantikan dan pengukuhan pengurus Gugus Depan (Gudep) 06.005 - 06.006 ini berpangkalan di SDI 1 Lewoleba pukul 17.00 Wita, Kamis (17/10).

Ketua Kwarrtir Ranting Nubatukan, Adrian P.N Pito Keraf mengatakan, ini merupakan kali ketiga Kwarran Nubatukan melakukan pelantikan dan pengukuhan pengurus gudep. Pertama gudep yang berpangakalan di MTs.N 2 Lembata dan SMPK St. Theresia Lewoleba. 


" SDI 1 Lewoleba merupakan gugus depan siaga pertama yang kami lantik. Sehingga ini perlu diapresiasi. Semoga masih ada SPKK lain yang menyusul untuk dikukuhkan," ungkap Pito dalam sambutannya. 

Dari informasi yang dihimpun oleh oranglembata.com, gudep mulai dibentuk ditahun 2019. Beberapa tahun, sejak hadirnya gerakan pramuka di Kabupaten Lembata belum ada satupun gudep yang dibentuk. Sehingga ditahun 2018 lalu, Kwarran Nubatukan membuat program kerja untuk registrasi gudep, yang kemudian tahun ini disebut sebagai tahun registrasi.

Pito mengaku, kerja Kwarran Nubatukan cukup maraton. Hal ini dilakukan agar mendorong SPKK segera membentuk gudep mereka. Jika SPKK tidak melakukan registrasi hingga Desember maka kegiatan SPKK dinyatakan ilegal dan akan diibekukan. 

"Selama ini kita terlalu fokus untuk ikut kegiatan nasional. Ternyata gudep kita belum dibentuk. Hingga saat ini total gudep yang ada di wilayah Nubatukan sebanyak tiga gudep. Semoga kedepannya bertambah lagi," harap Pito. 

Ketua Majelis Pembimbing Gudep (Mabigus), Yuliana Lipa mengharapkan pendampingan oleh Kwarran Nubatukan dalam kegiatan kepramukaan di gudepnya. Mengingat, pengetahuan pramuka mereka minim. 

Beberapa waktu lalu Yuliana sempat mengikuti pertemuan di Pulau Dewata Bali. Dalam pertemuan tersebut beliau menegaskan jika, ekstrakulikuler kepramukaan penting untuk dilaksanakan. 

"Dalam pertemuan di Bali beberapa waktu lalu, kami ditegaskan untuk melaksanakan kegiatan kepramukaan. Alasannya dalam kegiatan kepramuka ada pendidikan karakter dan itu hal penting untuk anak," pungkasnya Yuliana. (yua)

Author
Ayu Zanita
Penulis Editor

Ayu Zanita

You May Also Like