MANFAAT JADI PENDONOR DARAH

Lembaga Kesehatan Internasional (WHO) menyampaikan bahwa kebutuhan darah nasional suatu negara adalah 2% dari jumlah penduduk untuk setiap harinya atau sekitar 4,5 juta kantong darah setiap tahunnya. Menjadi pendonor darah dapat memberikan banyak manfaat bagi penerimanya. Menurut Palang Merah Amerika, satu donasi dapat menyelamatkan tiga jiwa. Namun, ternyata donasi tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima. Terdapat beberapa manfaat kesehatan bagi para pendonor.

Menjaga Kesehatan Jantung
Donor darah dapat menurunkan resiko penyakit jantung dan serangan jantung karena dapat menurunkan kekentalan darah. Sebuah penelitian pada tahun 2013 menemukan bahwa donor darah dapat secara signifikan menurunkan kadar kolesterol total dan LDL (kolesterol jahat) serta menurunkan resiko penyakit jantung. Tingginya kadar zat besi dapat meningkatkan resiko serangan jantung. Zat besi yang tinggi didalam darah dapat menyebabkan oksidasi kolesterol sehingga dapat meningkatkan resiko terjadinya serangan jantung dan stroke. Melakukan donor darah secara rutin juga dapat menurunkan kadar zat besi.

Meningkatkan Produksi Sel Darah Merah
Donor darah dapat membantu tubuh mengurangi jumlah sel darah merah. Akibat hal tersebut maka sumsum tulang belakang akan memproduksi lagi sel darah merah yang telah hilang. Sehingga, sebagai pendonor akan mendapatkan pasokan darah baru setiap kali mendonorkan darah. oleh karena itu, donor darah menjadi langkah baik untuk menstimulasi atau memicu pembuatan darah baru.

Membantu Menurunkan Berat Badan
Tahukah bahwa dengan menyumbangkan 450ml darah dapat membantu proses pembakaran kalori kira-kira 650 kalori.

Mendeteksi Penyakit Lebih Dini
Setiap akan melakukan donor darah, maka akan dilakukan pemeriksaan sebagai prosedur standar. Berbagai macam penyakit akan diperiksa seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis dan malaria.

Menjaga Kesehatan Psikologis
Mendonorkan darah dapat memberikan manfaat baik bagi kesehatan emosional dan psikis, seperti:

    Menurunkan tingkat stress
    Menjaga kestabilan emosional
    Menjaga kesehatan fisik
    Membantu menyingkirkan perasaan negative
    Meningkatkan rasa memiliki

Menurunkan Resiko Terjadinya Kanker
Donor darah membantu menurunkan resiko kanker karena dengan menyumbangkan darah, maka zat besi yang terdapat dalam darah tetap dalam kondisi yang sehat. Penurunan kadar zat besi dalam tubuh dikaitkan dengan penurunan resiko kanker.

Apakah Efek Samping Donor Darah?
Donor darah aman dilakukan untuk orang dewasa yang sehat. Tidak ada resiko terkena atau terinfeksi penyakit baru karena peralatan steril selalu digunakan untuk setiap pendonor. Setelah melakukan donor darah, beberapa orang mungkin akan mengalami pusing atau mual. Kondisi ini akan terjadi beberapa menit. Berbaringlah dengan posisi kaki lebih tinggi dari badan untuk mengembalikan kondisi tubuh. Kemungkinan juga dapat terjadi pendarahan ditempat jarum ditusukkan. Tekan bagian tersebut dan mengangkat lengan selama beberapa menit untuk menghentikan terjadinya pendarahan. Kondisi ini juga dapat menyebabkan memar pada bagian tersebut.

Segeralah menghubungi Pusat Donor Darah jika terjadi kondisi:

    Masih merasa pusing atau mual setelah minum, makan dan beristirahat
    Terdapat tonjolan atau terjadi pendarahan berkelanjutan pada tempat jarum disuntikkan
    Mengalami nyeri pada lengan, mati rasa, atau kesemutan

Ayo Donor Darah. Apapun Golongan Darahmu, Mereka Membutuhkannya

Author
Pito Keraf
Penulis Senior

Pito Keraf

You May Also Like